ANGING MAMMIRI'(そよ風)

マカッサル生まれの大ヒット・ソング
Lagu terpopular asal Makassar

日本語訳と解説 佐久間 徹

日本語訳と解説 佐久間 徹
作詞作曲 Borra Daeng Ngirate
演奏:小国 和子 (midi)
(音量を上げてお聞きください)

演奏・歌 Rusley Dhanio (wma)

(参考)Youtubeで公開されている歌の例 (いろいろな歌い方があります)

Anging mammiri' kupasang
pitujui tontonganna
tusarroa takkaluppa
  

e aule namangu'rangi
tutenaya
tutenaya
pa'risi'na
  

e aule namangu'rangi
tutenaya
tutenaya
pa'risi'na
  

battumi anging mammiri'
anging ngerang dinging-dinging
namalantasa' ribuku
  

e aule mangerang nakku'
malo'lorang
malo'lorang
je'ne' mata
  

e aule mangerang nakku'
malo'lorang
malo'lorang
je'ne' mata

吹く風へ私は託す
窓を通じて
忘れ去った人へ届けと
  

ああ、私は覚えている
心の痛みを
感じていない人を
感じていない人を
  

ああ、私は覚えている
心の痛みを
感じていない人を
感じていない人を
  

また風が吹いてきた
骨にまでしみ通る
冷たい風を運んでくる風が
  

ああ、懐かしさを運んでくる
涙が
零れ落ちる
零れ落ちる
  

ああ、懐かしさを運んでくる
涙が
零れ落ちる
零れ落ちる

 1946年、インドネシア独立闘争の一員であった作者はオランダ民政府に捕らえられ、マカッサルの牢獄で辛い日々を過ごしていた。彼は牢獄の窓越しに毎日外を眺め、自由な生活を過ごしている仲間達が自分を忘れないでいてくれることを祈っていた。

 1947年、東インドネシア国成立後に釈放された彼は、幽閉中に頭の中に浮かんでいた歌を作詞作曲した。後にこの歌はマカッサル・ラジオ放送局を通じて紹介され、その後、南スラウェシ初の映画「模範生」の中で使われ、1960年代に大ヒットして国内に広く知られるようになった。この後、マカッサルの町はアンギン・マミリ、そよ風の町と称されるようになった。(佐久間)

仮訳 Terjemahan sementara

Pada tahun 1946, Borra Daeng Ngirate ditangkap oleh NICA, dan menghabiskan sehari-hari yang pedih di dalam penjara Makassar. Dia memandang ke luar melalui jendela kecil setiap hari dan berdoa teman teman yang bebas tidak lupa dia yang ada di dalam penjara.

Dia dibebaskan setelah Negara Indonesia Timur (NIT) didirikan pada tahun 1947. Dia menulis lagu yang bayangkan selama kurungan di dalam penjara Makassar. Kemudian lagu itu diperkenalkan melalui penyiaran radio Makassar. Kemudian, lagu itu digunakan di dalam film "Prajurit teladan" film yang pertama di Sulawesi Selatan. Lagu itu sangat sukses dan dikenal di seluruh Indonesia pada tahun 1960-an, kemudian kota Makassar disebut sebagai "kota Anging Mammiri".

Catatan Tambahan tentang film "Prajurit teladan"dari Situs web "Film Pencitraan Vs. Film Prestasi"  追記:南スラウェシ初の映画「模範生」のこと

Beberapa judul film yang diproduksi pada era tersebut antara lain Prajurit Teladan, Teror di Sulawesi Selatan, Di Ujung Badik, La Tando di Toraja, Sanrego, Senja di Pantai Losari, Embun Pagi, Direktris Muda, Jumpa di Persimpangan, Tapak-tapak kaki Wolter Monginsidi, Jangan Renggut Cintaku (Silariang).

Film Prajurit Teladan adalah film pertama yang diproduksi di kota Makassar, film ini melibatkan aktor-aktor teater Makasssar sebagai pemain, sedangkan film Teror di Sulawesi Selatan merupakan titik awal dimulainya produksi film di Makassar secara utuh dan serius, yang membuat film ini semakin menarik karena cerita dan produksi film ini dikerjakan bersama oleh tentara-tentara Kodam XIV Hasanuddin, produsernya pun seorang tentara, Syamsuddin Dg. Lau.

http://revi.us/film-pencitraan-vs-film-prestasi/

Catatan Tambahan (2) tentang film "Prajurit teladan"dari Katalog Film Indonesia 1926-2005 JB KRISTANTO Penerbit Nalar 2005

Prajurit Teladan
1959 - II/P
Prd: Lembaga Seni Drama & Film Raya(Nur Alam)
Skn: MisbachJusa Biran
Pem: Andi Kesoema, Moerni, Alex Susso, Letnan Andi Nurul, Burhanuddin

(上の追記情報2件は Np 先生から頂きました。有難うございました。2017-5-21)